Kontrol Glukosa Darah dengan Binahong

Kontrol Glukosa Darah– Diabetesi, makanlah binahong. Riset membuktikan daun Anredera cordifolia itu mampu menurunkan kadar gula darah secara signifikan.

Binahong

Muhammad Arif Maulana bukan hendak melepas tanggung jawab ketika hari itu ia meminta pulang kerja lebih awal. Perasaan lemah tak terkira sudah tak dapat dia tahan. “Saya tidak sanggup melanjutkan pekerjaan hari itu,” kata pegawai di sebuah badan usaha milik negara itu.

Arif juga mengeluh sering kesemutan. Keluhan itu sejatinya bukan pertama kali ia alami. Arif mulai merasakan lelah, letih, dan lemas sejak 10 tahun silam. Namun, karena gejalanya dianggap ringan ia abai untuk memeriksakan diri ke dokter.

Gaya hidup

Namun, kali ini pria 39 tahun itu memaksakan diri untuk mengecek kesehatan kepada dokter. Hasil tes darah mengejutkan: kadar gula darah mencapai 300 mg/dl. Kadar gula darah normal 200 mg/dl. Hasil pemeriksaan itu menunjukkan Arif diabetesi alias menderita diabetes mellitus.

Menurut dr Eliya MARS di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, diabetes mellitus merupakan penyakit kelainan metabolisme tubuh akibat kurangnya hormon insulin. Hormon yang diproduksi di pankreas itu bekerja mengolah glukosa agar lebih mudah diserap tubuh untuk aktivitas sel. Kekurangan hormon insulin menyebabkan glukosa tidak dapat diserap tubuh.Tubuh pun kekurangan energi sehingga menjadi lemas seperti Arif alami.

“Diabetes yang berkepanjangan dapat menyebabkan mata rabun, tuli, jantung koroner, gangguan ginjal, serta impotensi,” tutur dr Eliya. Kadar gula darah tinggi membuat pembuluh darah jadi rapuh. Data Profil Kesehatan Indonesia menunjukkan, pada 2005-2006 diabetes berada pada peringkat ke-9 penyakit tidak menular penyebab kematian di rumahsakit di seluruh Indonesia. Pada 2007, posisi itu naik menjadi peringkat ke-6 dengan jumlah kematian 5,7%.

Dunia kedokteran mengenal 2 jenis diabetes, yakni diabetes tipe 1 dan 2. Diabetes tipe 1 disebabkan oleh kerusakan sel beta pankreas akibat autoimun, sehingga terjadi defisiensi insulin. Diabetes tipe 2, lebih disebabkan gaya hidup tidak sehat seperti pola makan, obesitas, kurang olahraga, dan kesibukan. Sebanyak 90% penderita diabetes adalah tipe 2.

Binahong

Tingginya kadar gula darah Arif diduga karena kebiasaannya mengonsumsi minuman ringan sejak usia 25 tahun. Meski dokter melarang untuk mengonsumsi minuman ringan, ia kerap mengonsumsinya. Eliya menuturkan, minuman ringan yang mengandung pemanis buatan dapat mengganggu metabolisme tubuh. Itu karena glukosa di dalam olahan itu sulit diserap sel tubuh. Akibatnya kadar glukosa darah tubuh meningkat.

Dokter memberi obat penurun gula darah. “Setelah konsumsi obat, lemas hilang. Jika efek obat habis, lemas kembali terasa,” jelas ayah 3 anak itu. Sayang Arif tidak rutin mengecek kadar gula darah. Empat tahun lamanya Arif menyandarkan kesembuhan pada obat dokter. Namun, kondisi kesehatannya naik-turun bagaikan gerakan yoyo. Bahkan konsumsi obat yang terlalu lama berujung pada gangguan ginjal. Maka sejak 2006 ia memutuskan menghentikan konsumsi obat dokter.

Pada Januari 2012, seorang tetangga menyarankan untuk mengonsumsi daun binahong. Kebetulan tanaman merambat dari keluarga Basellaceae itu tumbuh di halaman rumah tetangga. Arif meminta 11 daun, mencuci bersih, lalu menyantap mignonette vine itu sebagai lalapan setiap hari.

Berbarengan dengan itu Arif juga mengonsumsi satu sendok makan madu setiap pagi dan sore, serta 15 kapsul jintan hitam per hari. Informasi yang ia dapat jintan hitam mengurangi kesemutan dan membantu mempercepat menurunkan kadar gula darah. Arif juga berpantang makan daging, sirop, minuman ringan, dan nasi terlalu banyak.

Setelah 3 bulan rutin mengonsumsi daun binahong segar, kondisi Arif mulai membaik. “Capek dan lemas hilang, badan terasa enteng, buang air kecil juga lancar,” tuturnya. Hingga kini Arif memang belum memeriksakan diri lagi ke dokter lagi untuk mengecek kadar gula darah.

Terbukti ilmiah

Namun, khasiat binahong sebagai antidiabetes terbukti secara ilmiah. Dr Farida Hayati MSi Apt dan Mir A Kemila dari Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, menguji daun Anredera cordifolia secara praklinis pada hewan percobaan telah diberi 125 mg aloksan/kg bobot badan (BB) agar menjadi diabetes. Periset membagi hewan uji ke dalam 5 kelompok. Kelompok I sebagai kontrol negatif yang hanya diberi akuades.

Sementara kelompok II sebagai kontrol positif. Pada kelompok itu Farida memberikan glibenklamid, obat hipoglikemik oral golongan sulfonylurea yang telah terbukti secara klinis. Pada kelompok III-V, Farida memberikan infus air rebusan daun binahong kering dengan dosis masing-masing 0,2 g, 0,41 g, dan 0,81 g per 200 g bobot badan (BB) tikus.

Hasilnya, pemberian daun binahong mampu menurunkan glukosa darah tikus pada hari ke-8 dan ke-16. Efek paling optimal terlihat pada kelompok hewan yang diberi infus air rebusan 0,81 g daun binahong kering per 200 g BB. Dosis itu mampu menurunkan glukosa darah hingga 24,29%. Jumlah itu hampir sama dengan kontrol positif yang mencapai 24,75%. Artinya, keampuhan air rebusan daun binahong hampir setara obat penurun gula darah.

“Kemungkinan kandungan flavonoidnya yang berperan menurunkan glukosa darah,” ujar Farida Hayati, doktor alumnus Universitas Gadjah Mada itu. Flavonoid memiliki cincin benzene dan gugus gula yang reaktif terhadap radikal bebas dan dapat bertindak sebagai senyawa penangkap radikal bebas penyebab diabetes.

Para herbalis juga meresepkan binahong untuk membantu mengatasi diabetes. “Binahong bersifat membersihkan darah sehingga darah kembali normal,” ujar herbalis di Bintaro, Tangerang Selatan, Lukas Tersono Adi. Herbalis yang meresepkan binahong sejak 2004 itu juga menyarankan konsumsi binahong kepada pasien kolesterol, darah tinggi, kanker, dan kista. Binahong juga yang membebaskan Arif dari diabetes mellitus. (Desi Sayyidati Rahimah/Peliput: Susirani Kusumaputri dan Nabila Chairunnisa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s